Ditinggal ke Pasar, Rumah Terbakar

  • 16 Januari 2016
  • Oleh: sumerta
  • Dibaca: 929 Pengunjung

Accu/aki yang dicasnya tiba-tiba meledak. Ledakan accu kering berukuran kecil ini menimbulkan percikan api yang mengakibatkan hubungan pendek arus listrik.

DENPASAR, NusaBali
Sebuah rumah di Jalan Meduri, Gang I, Nomor 5, Banjar Abian Kapas Kaje, Kelurahan Sumerta, Denpasar Timur, Jumat (15/1) petang terbakar. Api yang menghanguskan rumah milik I Wayan Sumarta, 42, tersebut diduga kuat lantaran hubungan pendek arus listrik yang disebabkan Accu/aki meledak.  
 
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur, AKP Nyoman Darsana mengungkapkan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.30 Wita ini, ketika sang pemilik mengecas sebuah accu ukuran kecil di atas buffet kayu di ruangan belakang rumah. Kala itu, pemilik yang kesehariannya berdagang di Pasar Kreneng langsung meninggalkan rumahnya untuk jualan. Namun, tak selang berapa lama, accu yang dicasnya itu tiba-tiba meledak. Ledakan accu kering yang berukuran kecil tersebut menimbulkan percikan api yang mengakibatkan hubungan pendek arus listrik. “Api seketika membakar isi ruangan belakang. Apalagi, saat kebakaran, tidak ada orang di dalam rumah. Sehingga, api baru diketahui saat api sudah mulai muncul di bagian atap,” bebernya.
 
Api yang kian membesar itu menjalar ke bagian atap rumah. Seketika, api ‘mengamuk’ dan membakar seluruh atap. Warga yang melihat kejadian berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun, kuatnya tiupan angin dan peralatan yang tidak memadai membuat api semakin membesar. Beberapa warga yang dalam keadaan panik mencoba menghubungi petugas pemadam kebakaran dan juga kepala lingkungan. “Pemadam tiba di TKP sekitar 15 menit kemudian. Sehingga langsung melakukan penanganan. Kondisi api sudah dalam keadaan membesar saat itu,” ungkap AKP Nyoman Darsana.
 
Petugas pemadam yang tiba di lokasi terpaksa mendobrak pintu agar bisa masuk rumah tersebut. Pasalnya, saat itu pemilik diketahui masih berada di Pasar Kreneng. Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kota Denpasar yang mengerahkan 4 unit mobil pemadam plus puluhan personil ini langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, api yang membesar di bagian dalam membuat para petugas cukup kewalahan. “Petugas berjibaku melakukan penanganan selama 1 jam. Meski kobaran api terlihat sangat besar, tapi mereka mampu mengatasinya dengan cepat. Sehingga, tidak merembet ke rumah lainnya,” jelasnya sembari mengungkapkan jika tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.  
 
Lurah Sumerta Made Tirama SH saat ditemui di lokasi mengungkapkan, dirinya mengetahui kebakaran yang menimpa satu warganya ketika beberapa warga menghubunginya. Dikatakanya, di dalam rumah I Wayan Sumarta yang berdiri diatas tanah 2 are tersebut, pemilik hanya tinggal berdua. Nah, saat kejadian mereka sedang tidak ada di rumah. “Kebetulan ada warga yang telepon saya dan memberitahu peristiwa ini. Sehingga, saya langsung menghubungi pihak pemadam dan selanjutnya datang ke TKP,”akunya.
 
Saat dirinya tiba, rumah sudah dalam keadaan terbakar. Petugas pemadam kebakaran yang datang dengan segera mampu memadamkan api, sehingga tidak merembet kebangunan lainnya. Apalagi, rumah permanen tersebut berdekatan dengan beberapa rumah disampingnya. “Ya, untungnya tidak menjalar ke rumah lain. Apalagi, ada rumah di bagian belakangnya dan disamping ada rumah yang baru dibangun juga,” tutupnya.7 da

  • 16 Januari 2016
  • Oleh: sumerta
  • Dibaca: 929 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

I Wayan Eka Apriana, SST.Par

Apakah Informasi yang tersaji pada Website sumerta?